Desa Tuk 20 Agustus 2025, Pemerintah Desa Tuk bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari LP3I resmi meluncurkan inovasi digital bernama Barcode Umpan Balik. Program ini dihadirkan sebagai sarana baru bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun saran dengan cara yang lebih praktis dan transparan.
Lahirnya inovasi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat akan media komunikasi yang lebih mudah dijangkau. Selama ini, penyampaian masukan warga masih banyak dilakukan melalui pertemuan tatap muka atau forum musyawarah. Dengan hadirnya Barcode Umpan Balik, masyarakat cukup memindai kode yang telah disediakan untuk langsung menuliskan pendapatnya secara daring.
Kepala Desa Tuk menyambut baik terobosan ini. “Kami berharap inovasi ini dapat menjadi wadah komunikasi yang efektif sehingga seluruh aspirasi warga dapat tersampaikan dengan baik dan segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa KKN LP3I menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah meningkatkan keterbukaan informasi serta kualitas pelayanan publik desa. “Melalui pemanfaatan teknologi sederhana seperti barcode, kami ingin masyarakat lebih mudah berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa,” ungkapnya.
Manfaat dari Barcode Umpan Balik tidak hanya dirasakan oleh masyarakat, tetapi juga pemerintah desa. Warga memperoleh kemudahan dalam menyampaikan pendapat, sedangkan pemerintah desa dapat menjadikan setiap masukan sebagai dasar evaluasi dan perbaikan pelayanan.
Dengan hadirnya inovasi ini, Desa Tuk mengambil langkah maju menuju tata kelola pemerintahan yang lebih partisipatif dan responsif. Harapannya, seluruh warga dapat memanfaatkan Barcode Umpan Balik dengan sebaik-baiknya demi terwujudnya desa yang lebih terbuka, transparan, dan berdaya.